Laras mati-matian mempertahankan “benteng terakhirnya” itu. Bokep Montok Dimas berguling sehingga badannya kini berada di atas Laras. Sekarang mereka berdua telah tenajang bulat. Jari telunjuk Dimas mengelus-elus permukaan vagina yang licin itu sampai Laras mendesah-desah, ” Aahh, aahh.. Paa jangan!” jeritnya mengiba ketika Dimas melepaskan kaitan BH Laras. Ntar Mama nyusul” kata Laras dengan lembut sambil mengelus kepala suaminya. “Uuuhh!!”
Merasa istrinya sudah orgasme, Dimas mempercepat tusukannya, semakin cepat dan,
“Oookkhh!”
Cairan mani menyembur hangat di dalam liang vagina Laras. Enak ngga?”
Laras nggak bisa berkata apa-apa lagi. Laras yang kelelahan terduduk di lantai kamar mandi. Tangannya iseng meremas payudaranya. “Ma, mandi bareng yuk!” Laras kaget dan langsung menolak ajakan itu. Laras memeluk suaminya dengan erat. Sperma tertumpah di dalam mulut Laras.“Hhhkk!” Laras mau muntah tapi ditahan suaminya.










