Aku lihat cairan putih semakin banyak keluar dari vagina Ita. Aku lihat cairan putih jernih keluar mengalir dari dalam vagina Ita. Bokep Montok Aku lihat cairan putih semakin banyak keluar dari vagina Ita. Tiba-tiba tangan beruk itu meraba-raba buah dada Ita.“Bang, beruk ini meraba punya Ita,” kata Ita. Banyak juga cairan itu hingga membasahi kain dan baju Ita.“Banyak sekali air mani beruk ini, Ita,” kataku kepada Ita yang masih terbaring keletihan. Aku dan Ita setuju saja.Sebelum pulang, aku pergi menengok si Jantan, beruk Kakekku itu. “Baiklah, Bang,” jawab Ita. Ita hanya tersenyum setelah kejadian itu.Keesokan harinya kira-kira pukul sepuluh aku dan Ita membawa nasi dan air untuk diberikan kepada beruk Kakek. “Baiklah, Bang,” jawab Ita. Lagipula kawasan tempat tidur beruk itu terlindung oleh garasi mobil Kakek.Begitu Ita membuka t-shirtnya, beruk itu langsung saja menggondol buah dada Ita sehingga menyebabkan Ita terjatuh ke belakang karena terkejut. Aku menyeret beruk Kakek menuju ke arah celah selangkangan isteriku yang sedang terlentang itu.Setelah betul-betul berada di depan




















