Besoknya saat istirahat makan siang, aku meneleponnya dan bertanya langsung padanya. Bokep Korea “Aduh sakit Ton, tahan dulu..!” katanya menahan sakit. Kemudian aku berusaha membuka satu persatu kancing bajunya, lalu kuremas-remas payudara yang masih terbungkus BRA itu. Sesampainya di sana, aku pun langsung menaiki lift ke lantai yang diberitahukan. Aku pun diam sejenak, lalu kucium mulutnya untuk meredakan rasa sakitnya. Ayu menggoyang-goyangkan pinggulnya dengan liar seakan-akan tidak mau kalah dengan permainan lidahku ini. Ayu menggoyang-goyangkan pinggulnya dengan liar seakan-akan tidak mau kalah dengan permainan lidahku ini. Ia berusia 24 tahun dan saat itu ia bekerja sebagai sekretaris di perusahaan teman pamanku itu. Jangan-jangan ini cewek simpanan, pikirku. “Esshh.. Aku pun menjawab, “Gua sebenarnya juga suka sama elu, tapi gua enggak enak sama Paman gua, entar dikiranya gua kurang ajar sama yang lebih tua.”
Ayu diam saja, demikian juga aku, sementara itu film semakin bertambah panas, tapi Ayu tidak melepaskan genggamannya.




















