Ia menghentak dengan kuat. Bokep Ojol Ia mengoyangnya. Pria itu sepertinya masih marah. Ketika Iwan menawari untuk mengantar ke rumahnya, ia menolak.“Tidak usah. Untung tidak terlalu parah betul. Memang tidak setiap malam. Meski tidak membuka BH, namun remasan tangannya mampu membuat panyudara saya mengeras. Uh, saya tidak tahu kalau kain sarung yang saya pakai sudah merosot hingga ujung kaki. Saat saya datang, ia juga masih pakai kain sarung dan singlet. Meski ingin menolak, tapi suara saya tidak keluar. Terpaksalah kami berjalan dan menitipkan mobil di pinggir jalan.Rumah kontrakan Pak Bambang hanyalah rumah papan. Lalu
terus ke bagian pinggang. Setiap akhir pekan–bila tidak ada kerja di luar kota–seringkali kami habiskan dengan makan malam di salah satu resto ternama di kota ini. Lengan tangannya tampak kokoh berisi. Jadi, tidak ada yang membersihkan,” kata
Bambang yang hanya pakai singlet dan kain sarung.Setelah berbasa basi dan minta maaf, Iwan mengatakan kalau sepedamotor Pak Bambang sudah diserahkan anak buahnya ke salah satu bengkel besar.




















