Aku mengerang, mendesah karena nikmat luar biasa itu. Lalu kita berdua duduk bersebelahan. Bokep JAV Timo blasteran Indonesia dan Swedia, dan untuk ketampanan dari satu sampai sepuluh aku nilai dia sembilan —kurang satu karena dia suka kucel ngga mandi, ahem, dan teramat sangat banyak yang suka. Tanpa basa-basi. Budi pun juga ikut menjilati kontolku. Duluan aja, ‘Win.” Dan Edwin pun pergi. Dan itu, entah Budi sadar atau tidak, benar- benar secara tidak langsung mengiyakan Edwin. Timo cukup berbulu lebat, di dada, perut, paha, lengan, dan kemaluan. Puas bercerita tentang dirinya sendiri, Edwin terdiam sebentar sebelum membuatku kaget dengan bertanya, “Kalian mirip kalau dilihat- lihat. “Gue dulu pernah lihat nama Budi di daftar family elu di FB,” jelas Edwin, sekarang mengerutkan dahinya.“Gue yakin bener.” Budi yang sejak tadi menyibukkan diri membaca berita di ponselnya sekarang terfokus pada pembicaraan.




















