Vhira seperti tidak mendengar ucapanku, dia masih tetap saja memaju- mundurkan kepalanya.Mendapat perlakuannya, akhirnya aku tidak kuat juga, aku sudah tidak kuat lagi menahannya, “Rev, Aku mau keluar.. Bokep India dan tak lama berselang aku pulang.,,,,,,,,,,,,,,,,,,, akhh..!” Vhira cuek saja, dia malah menyedot batang kemaluanku lebih keras lagi, hingga akhirnya,“Croott.. Aku juga heran, kenapa aku bisa lama juga keluarnya.Tubuh kami berdua sudah basah oleh keringat, kami masih mengayuh bersama menuju puncak kenikmatan. Aku yang dari tadi memang sudah menahan nafsu, lalu bangkit dan mengarahkan senjataku ke mulut kemaluannya, kugesek-gesekkan dulu di sekitar bibir kemaluannya.“Udah dong Ndree..! Akhirnya kami mengobrol tidak menentuSampai dia menceritakan kalau dia lagi kesal sekali sama Edi tunangannya itu, pasalnya dia itu sama sekali tidak tahu kalau Edi pergi keluar kota. Cepet masukin..!” katanya manja. Kemudian kami cepat- cepat memakai pakain kami kembali karena takut adik tunangannya Vhira keburu datang.




















